Warga Muhammadiyah dipastikan akan melaksanakan shalat Idul Fitri tahun 1431 hijriyah sekaligus merayakan Lebaran pada Jumat (10/9) besok. Sedangkan untuk warga Nahdlatul Ulama (NU), keputusan mengenai hari raya Idul Fitri 1431 Hijiriyah itu didasarkan pada hasil rukyah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung, Asyari Muhadi, di kediamannya, Rabu (8/9), mengatakan, penetapan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriyah pada Jumat besok tersebut, berdasar pada maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 05/MLM/1.0/E/2010, yang dikeluarkan Juli lalu.
"Sesuai dengan maklumat yang juga berisi ketetapan awal Ramadan ini, insya allah, hari raya Idul Fitri 1431 akan jatuh Jumat (10/9)," tandasnya.
Dia mengatakan, organisasinya menetapkan waktu Idul Fitri tersebut berdasarkan metode hisab atau perhitungan. Maklumat dari Pimpinan Pusat mengenai 1 Syawal tersebut, sejak awal telah disosialisasikan kepada warga organisasinya melalui berbagai forum pertemuan, rapat-rapat dan pengajian-pengajian.
Sementara itu, untuk warga NU, hari raya Idul Fitri 1431 Hijriyah, hingga siang tadi belum ditetapkan secara resmi. Organisasi umat Islam terbesar di Indonesia tersebut masih menunggu hasil rukyah atau melihat secara langsung hilal, yang dilaksanakan pada besok sore.
"Pengurus cabang NU Temanggung akan mengadakan pertemuan di sekolah tinggi NU (STANU) besok sore, sembari mematau hasil rukyah yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia mengenai hari raya Idul Fitri," kata Bendahara PCNU, Yusuf Purwanto.
Muhammadiyah Pastikan Lebaran Jatuh pada Jumat - SUARA MERDEKA CYBERNEWS
Dua Ormas Bentrok di Pondok Pinang
-
Di saat sebagian warga Jakarta tengah beristirahat, dua kelompok ormas
terlibat bentrokan. Kali ini tawuran pecah di kawasan Pondok Pinang,
kebayoran Lama,...
24 menit yang lalu


0 komentar:
Poskan Komentar